Pesan Moral Yang Terkandung Dalam Cerita Malin Kundang

Juni 26, 2020 Cerita  No comments

Siapa sih yang tidak tahu tentang kisah Malin Kundang? Kisah ini merupakan salah satu cerita rakyat yang sangat populer sejak dahulu. Kisah ini menceritakan tentang seorang anak bernama Malin Kundang yang berasal dari keluarga miskin. Setiap hari kehidupan keluarga Malin Kundang bisa dibilang pas-pasan dan uang hasil kerja orang tuanya hanya cukup digunakan untuk makan. Ibunya bekerja sebagai kuli panggul dan bapaknya bekerja sebagai anak buah kapal yang sudah bertahun-tahun tidak pernah pulang. Karena sang bapak yang sudah tidak pernah pulang, terpaksa segala kebutuhan rumah tangga dipikul sendiri oleh sang ibu. Ibu Malin Kundang bekerja dengan sangat keras siang dan malam demi mencukupi kebutuhan sang buah hati.

Seiring dengan berjalannya waktu, Malin Kundang tumbuh menjadi pria dewasa dan menggantikan Ibunya yang sudah semakin tua untuk bekerja. Malin Kundang selama ini memang menjadi anak yang baik dan manis, ia selalu menghormati Ibunya. Sampai suatu ketika disaat Malin Kundang memutuskan untuk bekerja menjelajahi samudra untuk menjual rempah-rempah ia bertemu dengan seorang wanita cantik dan kaya. Hari demi hari sang Ibu menunggu Malin Kundang untuk datang menemuinya namun tidak kunjung datang. Suatu hari Malin Kundang kembali untuk menjual rempah-rempah di daerah asalnya. Namun sayang, karena kesombongannya Malin Kundang tidak mengakui ibunya sehingga hati Sang Ibu menjadi teramat sakit melihat anak kesayangannya telah berubah dan tidak mengakuinya. Pada saat itu juga sang Ibu berdoa kepada Tuhan agar anaknya diberi pelajaran karena sudah durhaka dan akhirnya Malin Kundang berubah menjadi batu karena kutukan tersebut.

Pesan Moral Yang Terkandung Dalam Cerita Malin Kundang

Pesan moral dan pelajaran yang didapat dari cerita rakyat Malin Kundang diatas adalah :

  1. Tidak boleh menjadi anak yang durhaka kepada orang tua.
  2. Tidak boleh melupakan jasa orang tua.
  3. Selalu menyayangi dan merawat orang tua apapun keadaannya.
  4. Selalu Patuh dan menghargai orang tua.

Ingatlah selalu kalimat “Surga dibawah telapak kaki Ibu”, dari kisah Malin Kundang kita bisa mendapatkan berbagai nilai moral yang sangat berguna dan bermanfaat. Karena banyaknya nilai moral yang ada, Malin Kundang menjadi salah satu cerita rakyat yang akan dan selalu dikenal oleh siapapun.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>